Tampilkan postingan dengan label Mbah Surip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mbah Surip. Tampilkan semua postingan

Mobil dan Rumah Mbah Surip Tak Bisa Diwariskan!

Belum lama menikmati popularitasnya, mobil dan rumah yang sempat dinikmati Mbah Surip selama beberapa pekan bakal ditarik kembali oleh pihak manajemen Kampung Artis.

Dirut Manajemen Kampung Artis, lembaga yang membantu artis-artis yang sedang "naik daun "untuk mengelola bisnisnya, Sujama Trisnadi, di rumah Mamiek Prakoso di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya terpaksa menarik kembali mobil dan rumah yang digunakan Mbah Surip.

Menurut dia, kontrak antara Manajemen Kampung Artis dengan Mbah Surip untuk selama tiga tahun, sementara kontrak itu sendiri baru ditandatangani pada 1 Juli 2009. Dengan demikian, akhir masa kontrak masih jauh dari kesepakatan.

Dengan demikian, lanjut Sujama, aset berupa mobil dan rumah yang telah digunakan beberapa waktu oleh Mbah Surip tidak bisa diwariskan kepada ahli waris artis berambut gimbal itu.

Menurut Sujama, sepekan setelah penandatanganan kontrak, Mbah Surip sempat meminta rumah dan mobil dan diatasnamakan kepada anaknya. Namun, manajemen menolak dan menarik kembali aset itu.

Soal itu, ia mengatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, apalagi kegiatan Mbah Surip seperti bernyanyi dan lain-lain hanya lima persen saja yang dilaporkan kepada manajemen.

Menurut dia, banyak dari kegiatan Mbah Surip yang merupakan kegiatannya sendiri, bersama teman-temannya, yang bukan komersial dan sekadar menyenangkan masyarakat

sumber : kompas

read more “Mobil dan Rumah Mbah Surip Tak Bisa Diwariskan!”

Belajar dari Pengalaman Mbah Surip

Ibarat mesin mobil, tubuh manusia pun perlu istirahat. Jika terus dipaksa untuk beraktivitas, maka tubuh kita akan mengalami kelelahan. Dampak kelelahan ini adalah, gangguan kesehatan secara umum, kambuhnya berbagai penyakit kronis, dan penurunan daya tahan tubuh seseorang. Kelelahan serta stres yang tinggi juga akan sangat mengganggu proses metabolisme dan hormonal dalam tubuh kita.

Kelelahan terjadi karena dipaksanya fisik dan mental kita untuk bekerja secara terus-menerus tanpa istirahat yang cukup. Selain itu, kondisi lingkungan kerja yang tidak sehat seperti bising, suhu ruangan yang panas serta asap rokok di dalam ruangan memperburuk kelelahan yang terjadi itu.

Kondisi ini berakibat serius bagi kesehatan bila diperburuk konsumsi rokok terus-menerus disertai konsumsi kopi berlebihan, suplemen, minuman berenergi mengandung ginseng dan kafein. "Kelelahan berhubungan berbagai gangguan kesehatan seperti gangguan sistem pencernaan, gangguan sistem jantung dan pembuluh darah dan penurunan daya tahan tubuh," kata dr Ari Fahrial Syam dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Rabu (5/8), di Jakarta.

Pengalaman dari artis dan seniman kita, termasuk yang terjadi pada almarhum Mbah Surip membuktikan, akumulasi antara kelelahan, kurang tidur, banyak mengonsumsi kopi dan merokok terus-menerus mencetuskan terjadinya gangguan akut pada tubuh di antaranya serangan jantung yang berakibat fatal, ujarnya. Berbagai penyakit kronis dapat kambuh jika seseorang mengalami kelelahan antara lain sakit maag, gangguan kejiwaan, asma, kencing manis, hipertensi, stroke dan serangan jantung.

Apabila sudah ditemukan adanya gangguan kesehatan seperti mual, muntah dan sakit kepala disertai nyeri dada, itu adalah peringatan agar kita berhenti beraktivitas untuk mengobati gangguan kesehatan yang telah terjadi. Serangan jantung sendiri sebenarnya bukan terjadi tiba-tiba tetapi merupakan proses Faktor risiko untuk terjadinya serangan jantung sebenarnya bisa diidentifikasi, kata dia.

Beberapa pemeriksaan yang nilainya hanya diketahui dengan pemeriksaan darah rutin, pemeriksaan urin dan kotoran, pemeriksaan gula darah, kadar kolesterol darah, kadar asam urat, pemeriksaan fungsi ginjal dan fungsi hati. Selain itu, pemeriksaan tekanan darah penting untuk mengetahui adanya hipertensi. Pemeriksaan rutin, terutama untuk masyarakat berusia di atas 40 tahun, merupakan hal penting, ujarnya.

Secara khusus untuk jantung, pemeriksaan EKG saat istirahat dan pemeriksaan Treadmil Test merupakan skrining yang baik untuk mengidentifikasi adanya gangguan jantung. Selain pemeriksaan kesehatan rutin, maka bagi masyarakat yang memang super sibuk diminta untuk tetap mempertahankan jumlah tidur minimal 6 jam sehari, di mana ada kesempatan untuk beristirahat, maka dianjurkan untuk beristirahat, kata Ari.

Di sela waktu makan sebaiknya ada makanan yang dikonsumsi terutama makanan sehat yang tidak mengandung coklat keju, berlemak, mengurangi goreng-gorengan. Minum air putih harus tetap dipertahankan sebanyak minimal 2 liter per hari. L ebih banyak mengonsumsi buah dan sayur-sayuran, ujarnya. Di waktu antara makan baik juga untuk selalu mengonsumsi buah, mengurangi mengisap rokok, minuman brsoda, minum kopi jangan berlebihan atau maksimal 2 gelas sehari.

Suplemen sebaiknya juga jangan berlebihan dikonsumsi dan sebaiknya juga dihindari minuman berkafein atau mengandung ginseng. Karena sebenarnya yang dibutuhkan tubuh saat itu adalah istirahat. Selain itu juga yang terpenting melakukan olahraga secara teratur, kata Ari menambahkan. Dengan demikian, kemungkinan kelelahan yang terjadi dan dampak dari kelelahan bisa diantisipasi.

sumber : kompas


read more “Belajar dari Pengalaman Mbah Surip”

Kematian Mbah Surip Gegerkan Dunia

Nama Mbah Surip semasa hidupnya mungkin selama ini hanya dikenal di Indonesia. Namun, siapa menyangka, begitu meninggal, ia bisa langsung terkenal di seantero jagat.

Kenapa? Hanya dalam hitungan jam, berita mengenai Mbah Surip langsung melesat menjadi topik terpopuler di Twitter. Situs jaringan microblogging tersebut menempatkan kata kunci "Mbah Surip" di peringkat pertama, mengalahkan topik-topik lainnya, seperti Michael Jackson bahkan pemilu di Iran.

"Hahahahahha... banyak bule nanya 'WHO IS MBAH SURIP?' hahahha...," tulis pengguna Twitter dengan inisial JaneAdelaide. Bisa dibayangkan, seperti itulah reaksi orang-orang AS, Jepang, Inggris, Brasil, dan Afrika Selatan saat memantau Twitter dan menemukan posting Mbah Surip ini.

Sejak kabar meninggalnya Mbah Surip, penyanyi nyentrik yang terkenal dengan lagu "Tak Gendong" itu, Selasa (4/8), informasi tersebut memang langsung tersebar di dunia maya. Twitter salah satu tempat mengomentari kabar yang mengejutkan tersebut.

Kebanyakan tulisan di Twitter seputar ucapan duka cita atas kematian Mbah Surip. Namun, sejak masuk ke dalam Trending Topics Twitter siang harinya, banyak yang mengomentari fenomena tersebut.

"Gileee mbah surip jadi trending topics HA HA HA," tulis pengguna Twitter berinisial Selviavira.

Twitter saat ini memang telah bertransformasi, tidak hanya menjadi situs microblogging yang melakukan update status semua anggotanya. Seiring pengguna yang banyak, Twitter menjadi alternatif situs berita. Posting status pengguna Twitter menjadi berita terhangat yang dapat dilihat semua orang, termasuk yang bukan pengguna Twitter.

sumber : kompas





read more “Kematian Mbah Surip Gegerkan Dunia”

Mbah Surip Dimakamkan di Bawah Pohon Jengkol

Mbah Surip akan dimakamankan tepat di bawah rindangnya pohon jengkol di Pemakaman Bengkel Teater, Citayam, Depok, Jawa Barat.

Liang lahat untuk jenazah Mbah Surip sudah selesai digali. Lubang berukuran 2x1 meter itu persis berada di bawah pohon jengkol setinggi lebih dari 2 meter tak jauh dari jenazah Mbah Surip kini disemayamkan.

Pelantun lagu 'Tak Gendong' itu disemayamkan di Aula Bengkel Teater atau sekitar 50 meter dari liang lahat Mbah Surip. Komplek Bengkel teater milik penyair WS Rendra itu memang ada sejumlah makam, kurang lebih 5 pusara.

"Yah memang itu liang lahat untuk almarhum," jelas salah seorang petugas penggali makam;

sumber : detikhot


read more “Mbah Surip Dimakamkan di Bawah Pohon Jengkol”

Selamat Jalan Mbah Surip !

Nama asli : Urip Ariyanto
Alias : Mbah Surip
Kelahiran : Mojokerto, Jawa Timur 5 Mei 1949
Gelar / titel : Drs, Ir dan MBA
Riwayat Pekerjaan : Engineer di pengeboran minyak, tambang berlian, tambang emas
Makanan Favorit : Perkedel kentang
Minuman favorit : Kopi Hitam


read more “Selamat Jalan Mbah Surip !”

Mbah Surip, Kini Kamu Benar-benar Pergi

Sekarang saya benar-benar kehilangan Mbah Surip. Sekitar pukul 10.30 WIB, hidup Mbah Surip tak tertolong lagi. Ia mengembuskan napas terakhir sebelum sempat dirawat di RS Pusdikkes Jakarta Timur.

Sempat kaget juga ketika seorang teman mengabarkan berita duka ini. Tapi kemudian saya biasa-biasa kembali sebagaimana diajarkan oleh si Mbah Surip ketika menghadapi situasi macam apapun.

Jangan-jangan kepergiannya yang selekas itu adalah buah dari pola hidupnya yang ngawur. Bayangkanlah dalam usia setua itu, dalam sehari ia bisa menghabiskan 20 gelas kopi dan minimal tiga bungkus rokok. Selebihnya saya cuma bisa berdoa moga-moga si Mbah dalam tidurnya yang abadi benar-benar nyaman, sebagai penebus tidurnya yang kacau sepanjang hayatnya sebelum beliau memiliki rumah hasil bonus dari lagu "Tak Gendong" yang penghasilan dari ring back tone (RBT)-nya konon mencapai Rp 4,5 miliar.

Tapi sudahlah, bukankah semua perjalanan harus ada ujungnya. Dan kali ini adalah akhir perjalanan kakek empat cucu yang terkesan tiba-tiba. Dan semua yang tiba-tiba tentu saja mengejutkan bagi semua orang termasuk saya.

Bayangkanlah, si Mbah yang baru saja menikmati hasil kucuran keringat hasil kerja kerasnya sepanjang hidup, si Mbah yang baru saja membuat semua orang benyanyi "tak gendong ke mana-mana"; si Mbah yang baru saja memberi teladan betapa berkarya tak mengenal usia dan pemampilan, mendadak harus pergi sesegera itu.

Sekarang saya cuma bisa mengenangmu Mbah. Hari-hari yang pernah kita lewati adalah guru bagiku. Masih kuingat Mbah, semua pelajaran yang tak pernah kauwedar lewat kata-kata, tapi lewat perbuatan. Bahwa tiada yang patut ditakuti dalam hidup. Bahwa tiada kata menyerah dalam perjuangan. Dan bahwa jika pun sampai pada puncak hiduplah biasa-biasa saja.

Wis yo Mbah, kami yang mencintaimu, kami yang telah engkau hibur lewat gaya dan lagu-lagumu dan juga ketawamu, berdoa untukmu selalu. Semoga Tuhan senantiasa menjaga dirimu dan keluargamu. Hato-hati di jalan Mbah. I Love You Full...

sumber : kompas





read more “Mbah Surip, Kini Kamu Benar-benar Pergi”

Penyebab Meninggalnya Mbah Surip Masih Misteri

Penyanyi fenomenal yang terkenal dengan lagu Tak Gendong, Mbah Surip meninggal dunia. Tapi sampai saat ini, belum dapat diketahui apa penyebab kematiannya.

"Kita semua di sini bingung. Karena anak-anaknya tidak tahu perihal penyakitnya," ungkap Tarsan melalui telepon di Jakarta, Selasa (4/8/2009).

Tarsan menceritakan, tadi malah Mbah Surip menginap di rumah Mamiek Prakoso. Rumah ini memang sering dikunjungi dan dijadikan tempat menginap sejumlah artis.

"Tadi pagi Mbah Surip mengalami keluhan dan di rumah Mamiek, Mbah Surip sempat istirahat. Karena alami kelelahan, kita bawa ke rumah sakit. Tapi dalam perjalanan pukul 10.30 WIB, yang maha kuasa berkata lain. Mbah Surip harus meninggalkan kita semua," terangnya.

sumber : okezone


read more “Penyebab Meninggalnya Mbah Surip Masih Misteri”

Penggemar Serbu Facebook Mbah Surip

Kabar meningalnya Mbah Surip langsung menyebar cepat melalui internet. Para penggemar artis yang nyleneh ini pun beramai-ramai menyampikan simpati da ucapan duka cita melalui Facebook.

Ucapan duka cita mulai muncul di halaman facebook fans mbah surip sejak pukul 11.30. Ada sebagian kecil yang masih mempertanyakan kebenarannya.

"Bah bah meninggal ya," tulis Abhie Shaputra. "beneran mbah surip meningal???" tulis Akbar Fadhil seperti tak percaya menerima kenaytaan tersebut.

Meski demikian, sebagian besar fans umumnya menulis ucapan rasa duka cita. Tak lupa beberapa menyelipkan komentar nyleneh yang identik dengan Mbah Surip.

"I love u pull... semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT...," tulis Imat Hikmatullah Rasyid.

"sLmat jLn mbah surip.. Tawa canda mu tkan prnah kmi lupa kn. Meski kau tlah tiada. Tapi kau akan tetap sllu dihati kami selama nya.. "I LOVE U FULL" mbah surip," tulis Zany Maulana.

Bahkan ada yang menyamakan meninggalnya Mbah Surip sebagai musibah besar kedua setelah Michael Jackson. "Setelah Michael Jackson, Sekarang kita kehilangan "another legend": Mbah Surip... Rest in Peace, Brother....," tulis Ferdy Kuntoro.

Selama ini Mbah Surip yang selalu tampil dengan membawa gitar dan tambut gimbal memang banyak disebut sebagai salah satu ikon reggae Indonesia. Meski baru tenar dengan satu lagunya "Tak Gendong" Mbah Surip sudah melegenda.

Sampai sekarang fans Mbah Surip di Facebook tercatat mencapai hampir 300.000 orang. Mbah Surip dikabarkan meninggal dunia pukul 10.30 di RS Pusdikkes Jakarta Timur.

sumber : kompas





read more “Penggemar Serbu Facebook Mbah Surip”

Mbah Surip Meninggal Dunia

Pelantun 'Tak Gendong' Mbah Surip meninggal dunia di Rumah Sakit Pusdikkes Ditkesad, pagi tadi pukul 09.00 WIB, Selasa (4/8/2009).

Hal tersebut dibenarkan petugas Unit Gawat Darurat Pusdikkes saat dikonfirmasi okezone. "Iya dia datang ke sini, langsung meninggal. Tidak sempat dirawat," petugas wanita yang tidak mau disebutkan namanya ini.

Dia mengungkapkan, pemilik nama Urip Ariyanto ini datang ke rumah sakit ini sekira pukul 08.30 WIB. Dan langsung dilarikan ke UGD. Kemudian sekira pukul 10.30 WIB, dinyatakan meninggal dunia.

Namun, petugas UGD tersebut tidak mau menyebutkan apa penyebab meninggalnya Mbah Surip. "Silakan tanya ke keluarga saja," pungkasnya.




read more “Mbah Surip Meninggal Dunia”

Mbah Surip

Mbah Surip sudah dikenal dimana-mana dengan lagunya Tak Gendong dan ciri khasnya dengan rambut Bob Marley beserta tawa khasnya yang bikin kocak….

Tak gendong kemana-mana 3xLiriknya :

Mantep dong enak dong
Daripada naik pesawat kedinginan
Mendingan tak gendong ayooooooo
Tak gendong kemana -mana3x
Mantep dong enak dong
dari pada naik taksi kesasar
mendingan tak gendong
wear aryou doing
oke iam hoking

Awal Kehidupan Mbah Surip

Mbah Surip dilahirkan pada tanggal 5 Mei 1949 di Mojokerto Jawa Timur. Dilahirkan dengan nama Urip Ariyanto. Saat ini Mbah Surip berstatus duda dengan empat anak dan sekaligus juga sebagai kakek dengan empat cucu. Menurut pengakuannya Mbah Surip termasuk orang yang senang sekolah, Mbah Surip memiliki ijazah SMP, ST, SMEA, STM, Drs. sama insinyur dan MBA.

Selain sebagai penyanyi, Mbah Surip pernah merasakan pengalaman bekerja di bidang pengeboran minyak, tambang berlian, emas, dan lain-lain bahkan pernah bekerja di luar negeri seperti Kanada, Texas, Yordania dan California. Namun Merasa nasibnya kurang baik, Mbah Surip mencoba peruntungan dengan pergi ke Jakarta. Di Ibukota Jakarta, ia bergabung dengan beberapa komunitas seni seperti Teguh Karya, Aquila, Bulungan, dan Taman Ismail Marzuki.

Pada suatu waktu, nasib menentukan lain. Mbah Surip mendapat kesempatan untuk rekaman dan akhirnya meraih kesuksesan seperti sekarang.

Perjalanan di Dunia Musik

Dalam perjalanan musiknya Mbah Surip telah mengeluarkan beberapa album musik. Album rekamannya dimulai dari tahun 1997 diantaranya, Ijo Royo-royo (1997), Indonesia I (1998), Reformasi (1998), Tak Gendong (2003) dan barang Baru (2004).

Namun ternyata lagu Tak Gendong diciptakan pada tahun 1983 saat Mbah Surip bekerja di Amerika Serikat. Menurut Mbah Surip Filosofi dari lagu ini yaitu Belajar salah itu, yang digendong ya siapa saja, entah baik, galak, nakal, atau jahat. Seperti bus, nggak peduli penumpangnya, entah itu copet, gelandangan, pekerja, ya siapa saja. Sebab, menggendong itu belajar salah.

Mbah Surip tampil juga lewat video klip “Witing Trisno” karangan Tony Q Rastafara di MTV. Ciri khas dari setiap aksinya di panggung musik yaitu selalu ditemani “Gitar Kopong” nya, menyanyi dengan sangat relax dan nyanyi “ngalor-ngidul” dengan gaya-nya yang khas, kocak, gila, dan bebas ekspresi.

Karakter inilah yang membuat Emha Ainun Najib atau Cak Nun sering menggambarkan sosok Mbah Surip adalah gambaran “Manusia Indonesia Sejati” yang tidak pernah merasa susah, tidak pernah gelisah, tidak pernah sedih dan selalu tertawa, meskipun seringkali di ledek orang Mbah Surip tetap saja tertawa tidak pernah dendam, atau membalas ledekan tersebut.




read more “Mbah Surip”

Holi Powder Murah

Tepung Warna

Holi Powder Indonesia

Follower

 

Link

Link

Template by SeKeDaR bErBaGi